Blogger news

Minggu, 06 Juni 2010

Tips memilih&membeli Hard Disk

Tips berburu hard disk
1. Jangan Tergiur Harga Murah
HDD yang diproduksi oleh distrobutor resmi disertai dengan garansi, maka harganya cenderung sedikit lebih mahal.
Anda tidak bisa mengklaim garansi atau service jika ada kerusakan kepada distributor yang bersngkutan, karena
akan terdeksi dari serial numbernya.
2. Perhatikan Mereknya
Tahukah Anda? Masih ada saja perusahaan atau vendor harddisk yang sudah bangkrut, tapi produknya masih beredar
bebas dan diperjual-belika. Misalnya; Conner sudah tidak ada lagi,tapi merek ini masih beredar di pasaran. Usahakan
juga, jika Anda ingin menambah jumlah harddisk Anda, usahakan beli dengan merek yang sama dengan harddisk yang lama
atau sebelumnya, agar kecepatankinerja harddisk tidak berkurang dan tetap kelihatan cepat.
3. Lihat Kondisi atau Usia
Untuk harddisk yang berkapasitas kecil{1,7G, 2,1G dll} bisa jadi harddisk bekas. Tapi yang harus diperhatikan ketika
Anda membeli harddisk bekas, jangan sekali-kali membeli harddisk yang sudah pernah diperbaiki {Anda tentunya tidak
akan mengetahui sejauh mana kerusakan yang terjadi pada harddisk tersebut}, hal ini jelas terlihat dari segel yang
telah rusak atau terputus.s
4. Perhatikan Kapasistas HDD
Sebelum Anda membeli harddisk, tentukan dulu berapa kapasitas yang dibutuhkan oleh sistem operasi yang akan Anda
gunakan. Itu sangat mempengaruhi kapasitas harddisk yang tersisa yang nantinya digunakan sebagai tempat penyimpanan
data dll. Jangan pernah memperhitungkan selisih nominal harga harddisk yang ingin Anda beli. Ingat, penjual hanya
berupaya menghabiskan stoknya, tapi Anda membeli dengan tujuan tertentu.
5. Jangan Percaya Omongan Tentang Kecepatan
Maximum transfer rate, jangan percaya begitu saja terhadap slogan ini. Angka kecepatan bisanya diperoleh
dari kecepatan transfer antar memori komputer dengan cache harddisk, sedangkan untuk mengetahui angka yang lebih
baik adalah sustained transfer rate, karena menunjukkan kecepatan transfer sesungguhnya antara harddisk dan
memori komputer. Cara yang terbaik untuk mengetahui kecepatannya adalah mencoba perintah baca dan tulis yang
sesungguhnya.
6. Perhatikan Putarannya
Loading data yang cepat, meruapakan salah satu bukti bahwa harddisk Anda mempunyai angka Rpm (rotasi per menit) yang
tinggi atau besar. Misalnya; harddsik denga 7200 Rpm akan banyak permintaannya untuk processor yang cepat atau untuk
aplikasi game atau grafis.
7. Perhatikan controller-nya
Perhatikan kecepatan harddisk dan controllernya, khususnya untuk harddisk SCSI. Harddisk yang cepat tapi memiliki
controller yang lambat, maka kecepatan harddisk tersebut hanya sama dengan kecepatan controllernya, beitu juga
sebaliknya. Suatu sistem beroperasi pada komponennya yang paling lambat. Hal ini harus diperhatikan kompatible
antara keduanya.
8. Check dengan Utility HDD
Tentulah sangat urgent jika yang kita bahas itu tentang pemeriksaan dengan utiliti terhadap kondisi harddisk yang
sesungguhnya, yaitu untuk mengetahui apakah harddisk tersebut terdapat bad sector atau tidak. Pertama, terlebih
dahulu menggunakan Fdisk, kemudian Anda format harddisk tersebut, setelah itu lakukan pemeriksaan area
cylinder menggunakan perintah Scandisk. Namun, Anda dapat juga menggunakan utiliti yang lebih baik, yaitu
menggunakan Disk Manager.
for more information, read Panduan Praktis Merawat Harddisk Bagi semua orang, Ramdani Nazarudin, Elex Media
Komputindo.

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More